Minggu, 24 Mei 2009

MACAM-MACAM ALIRAN SESAT



Perbedaan Pendapat dan Perpecahan Sesungguhnya ikhtilaf (perbedaan pendapat) adalah sunatullah namun Ikhtilaf yang membawa iftiraq (perpecahan) itulah yang dicela oleh Allah SWT. Sebab timbulnya iftiraq pada mulanya terjadi karena sebab yang sepele. Namun karena pelakunya mengedepankan hawa nafsu maka hal sepele menjadi besar dan berakibat pada perselisihan dan perpecahan. Secara garis besar di antara sebab munculnya Al Firaq Al Islamiyah (seperti : Khawarij, Syi'ah, Mu'tazilah, Murji'ah, dll.) adalah:




  1. Ghuluw (berlebih-lebihan dalam bersikap), contoh : Khawarij berangkat dari pemahaman yang berlebihan terhadap ayat-ayat wa'id (ancaman) sehingga mereka mengkafirkan kaum Muslimin yang melakukan dosa besar. Sedang Syi'ah muncul karena sikap yang berlebihan dalam mencintai sebagian sahabat Rasul yaitu Ali ra dan para Ahlul Bait.

  2. Membantah bid'ah dengan bid'ah yang semisal, contoh : Murji'ah ingin mencounter Khawarij yang berlebih-lebihan dalam menghukumi pelaku dosa besar namun akhirnya mereka terjerumus pada bid'ah baru yaitu menganggap pelaku dosa besar sebagai mukmin dengan keimanan yang sempurna.

  3. Pengaruh dari luar Islam, contoh : Syi'ah, karena muassis (gembong)nya adalah Yahudi yaitu Abdulah bin Saba'. Begitu juga Qodariyah, pencetusnya adalah seorang Nashrani, Jahmiyyah pencetusnya Yahudi.
    Mengedepankan akal.

  4. Filsafat Yunani, contoh : Mu'tazilah banyak dipengaruhi oleh filsafat Yunani.

  5. Selain itu ada yang disebabkan oleh 1) Ulama yang beraqidah menyimpang, 2) kebodohan kaum Muslimin. 3) Tidak memiliki standar pemahaman yang benar. 4) Ikhtilaf yang didasari hawa nafsu. 5) Rasa Ashabiyah (fanatisme golongan). 6) Hasad (dengki) 7) Kecenderungan menyuburkan bid'ah dan hawa nafsu. 8) Menuhankan akal dan menomorduakan naql (dalil). 9) Pengaruh eksternal.


Berbagai aliran sesat di dalam Islam :





  1. Aliran Pembaharu Isa Bugis. Isa Bugis lahir tahun 1926 di kota Bhakti Aceh Pidie. Isa Bugis ingin menerjemahkan dan menganalisa agama Islam berdasarkan teori pertentangan antara dua hal. Seperti misalnya ideologi komunis dengan kapitalis, antara nur dan kegelapan. Ia berusaha untuk mengilmiahkan agama dan kekuasaan Tuhan dan akan menolak semua hal-hal yang tidak bisa diilmiahkan atau tidak bisa diterima akal. Oleh karena itu ajaran Isa Bugis ini banyak diikuti oleh para intelek yang cenderung lebih menggunakan akal dan pikiran. Pokok-Pokok Ajaran Isa Bugis:
    1) Air Zam-zam di Makkah adalah air bekas bangkai orang Arab.
    2) Semua tafsir Al Qur'an yang ada sekarang harus dimuseumkan karena semuanya salah.
    3) Menolak semua mukjizat para Nabi dan Rasul, seperti kisah Nabi Musa as membelah laut dengan tongkatnya dalam Al Qur'an adalah dongeng lampu Aladin.
    Nabi Ibrahim as menyembelih Ismail adalah dongeng.
    4) Ka'bah adalah kubus berhala yang dikunjungi oleh turis setiap tahun.
    5) Ilmu Fiqih, Ilmu Tauhid, dan sejenisnya adalah syirik. Ulama yang mengajarkan ilmu ini harus disingkirkan ke Pulau Seribu.
    6) Al Qur'an bukan bahasa Arab, sehingga untuk memahami Al Qur'an tidak perlu belajar bahasa Arab, tata bahasa Arab dan sejenisnya.
    7) Setiap orang yang intelek diberi kebebasan untuk menafsirkan Al Qur'an walau tidak mengerti bahasa Arab.
    8) Ajaran Nabi Muhammad adalah pembangkit imperialisme Arab.
    9) Ajaran Qurban pada waktu Iedhul Adha tidak ada dasar kebenarannya.
    10) Mubaligh-mubaligh Islam yang menyebarkan agama ke luar tanah Arab adalah pemabuk dzulumat yang haus darah dan harta.
    11) Indonesia adalah diantara dari sekian banyak korban dari kebiadaban Arabisme.
    Lembaga Pembaharu (yang dipimpin oleh Isa Bugis) adalah Nur, sedangkan orang atau golongan di luar itu adalah Dzulumat, sesat serta kafir.
    12) Sekarang masih periode Makkah sehingga belum diwajibkan shalat, puasa dll. Begitu juga minuman yang memabukkan seperti khamar dan sejenisnya belum diharamkan.

  2. Faham Inkar Sunnah. Faham sesat ini mucul sekitar tahun 1980-an. Mereka menamakan pengajian yang mereka adakan dengan sebutan kelompok Qur'ani (kelompok pengikut Al Qur'an). Tokohnya antara lain Luqman Saad Direktur perusahaan penerbitan PT. Ghalia. Pada awalnya Luqman Saad merintis usaha percetakannya dengan tangan. Namun ketika ia bolak-balik ke Belanda untuk suatu urusan yang tidak diketahui kemudian ia memiliki peralatan modern yang didatangkan dari negeri Belanda. Dengan mesin cetaknya itulah ia banyak mencetak buku-buku yang berisi ajaran sesat Inkarus Sunnah. Selain itu juga Ir. Irham Sutarto ketua serikat buruh PT. Unilever (Belanda). Tidakkah ini merupakan permainan orang Yahudi di Belanda dalam menghancurkan Islam di Indonesia? Setelah dilakukan pelacakan akhirnya ditemukan dedengkotnya adalah Marinus Taka keturunan Indo Jerman yang tinggal di Jalan Sambas 4 No.54 Depok Lama daerah dimana banyak bermukim peranakan Belanda dengan gerejanya yang terpadat untuk seluruh Indonesia. Marinus Taka mengaku bisa membaca Al Qur'an tanpa belajar dan tanggal 4 Juni 1983 ditangkap oleh Kodim Jakarta Utara. Pokok-Pokok Ajaran Inkarus Sunnah:
    1) Tidak percaya kepada semua hadits Rasulullah SAW, menurut mereka hadits itu bikinan Yahudi untuk menghancurkan Islam dari dalam.
    2) Dasar hukum dalam Islam hanya Al Qur'an saja.
    3) Syahadat mereka : Insyahadu bianna Muslimun.
    4) Shalat mereka macam-macam ada yang dua rokaat-dua rokaat dan ada juga yang shalatnya hanya 'eling' saja.
    5) Puasa wajib bagi mereka yang melihat bulan saja, kalau yang lihat bulan hanya satu orang maka hanya orang itu saja yang wajib puasa. Mereka merujuk pada ayat : faman syahida minkumus Syahra falyasumhu.
    6) Haji boleh dilakukan selama 4 bulan Haram yaitu : Muharram, Rajab, Dzulqa'dah dan Dzulhijjah.
    7) Pakaian Ihram adalah pakaian orang Arab dan bikin repot. Oleh karena itu mereka menunaikan haji menggunakan baju biasa atau jas.
    8) Rasul tetap diutus sampai hari Kiamat.
    9) Nabi Muhammad tidak berhak menjelaskan tentang ajaran Al Qur'an (kandungan isi Al Qur'an).
    10) Orang yang meninggal dunia tidak disholati karena tidak ada perintah di Al Qur'an.

  3. Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Didirikan oleh Mendiang Nur Hasan Ubaidah Lubis (Luar Biasa), awalnya bernama Darul Hadits (DH) tahun 1951. Karena meresahkan masyarakat Jawa Timur maka DH dilarang oleh PAKEM - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Kemudian berganti nama menjadi Islam Jama'ah. Banyak artis yang tertarik dengan ajaran ini antara lain karena adanya ajaran tebus dosa. Karena kembali meresahkan masyarakat di Jakarta akhirnya dilarang melalui SK Jaksa Agung RI No. Kep.-08/D.A/10.1971 tanggal 29 Oktober 1971. Karena dilarang, maka Imam Jama'ah ini meminta perlindungan kepada Letjen. Ali Murtopo wakil Kepala Bakin yang terkenal sangat anti Islam. Setelah mendapat perlindungan maka menyatakan diri masuk Golkar dan berganti nama menjadi LEMKARI (Lembaga Karyawan Dakwah Islam). Karena meresahkan masyarakat Jawa Timur kemudian dibekukan oleh Gubernur Jawa Timur Sularso. Dalam mubes di Asrama Haji Pondok Gede tahun 1990, LEMKARI berganti nama menjadi LDII atas anjuran Mendagri Rudini agar tidak rancu dengan nama LEMKARI (Lembaga Karatedo Indonesia). Pokok-Pokok Ajaran Islam Jama'ah / LDII:
    1) Orang Islam di luar kelompok mereka adalah kafir dan najis, termasuk kedua orang tua sekalipun.
    2) Kalau ada orang di luar kelompok mereka yang melakukan shalat di masjid mereka maka bekas tempat sholatnya dicuci karena dianggap sudah terkena najis.
    3) Wajib taat pada amir atau Imam mereka.
    4) Mati dalam keadaan belum baiat kepada Amir/Imam LDII maka akan mati jahiliyah (kafir).
    5) Al Qur'an dan Hadits yang boleh diterima adalah yang mankul (yang keluar dari mulut Imam/Amir mereka) selain itu haram diikuti.
    6) Haram mengaji Al Qur'an dan Hadits kecuali kepada Imam/Amir mereka.
    7) Dosa bisa ditebus kepada sang Amir atau Imam dan besarnya tebusan tergantung besar kecilnya dosa yang diperbuat dan ditentukan oleh Amir/Imam.
    8) Harus rajin membayar infak, shodaqoh dan zakat kepada Amir/Imam mereka. Selain kepada mereka adalah haram.
    9) Harta benda diluar kelompok mereka dianggap halal untuk diambil atau dimiliki dengan cara bagaimanapun, misalnya: merampok, mencuri, korupsi dll. asal tidak ketahuan. Bila berhasil menipu orang Islam diluar mereka dianggap berpahala besar.
    10) Bila mencuri harta orang selain LDII ketahuan maka kesalahannya adalah ketahuan itu.
    11) Harta, zakat, infaq dan shodaqoh yang sudah diberikan kepada Amir/Imam haram ditanyakan catatannya atau penggunaannya.
    12) Haram membagikan daging Qurban/Zakat Fitrah kepada orang Islam diluar kelompoknya.
    13) Haram shalat di belakang Imam yang bukan dari kelompok mereka, kalaupun terpaksa tidak perlu wudhu dan harus diulang.
    14) Haram menikahi orang di luar kelompoknya.
    15) Perempuan LDII kalau mau bertamu di rumah orang selain kelompoknya harus memilih waktu haid (dalam keadaan kotor).
    16) Kalau ada orang di luar kelompok mereka bertamu ke rumah mereka maka bekas tempat duduknya harus di cuti karena dianggap najis.Imam mereka, Nur Hasan Ubaidah meninggal tanggal 31 Maret 1982 dalam kecelakaan lalu lintas antara Tegal Cirebon di dalam mercy Tiger B 8418 EW tatkala ingin menghadiri kampanye Golkar. Sang Imam meninggalkan harta yang banyak dan digantikan oleh putranya Abdu Dhohir dan dibaiat sebelum mayat ayahnya dikubur. Perwakilan gerakan ini berkembang hingga ke Amerika, Suriname, Australia, Jerman bahkan di Arab Saudi.

  4. Agama Ahmadiyah. Agama Qadian didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad di India. Mirza dianggap sebagai Nabi yang disejajarkan dengan Nabi Isa as., Nabi Musa as., Nabi Daud as. Agama ini bermaksud untuk menyaingi Kenabian Muhammad SAW. Ahmadiyah masuk Indonesia tahun 1935 dan tersebar. Pusatnya sekarang di Parung Bogor. Mempunyai majalah Nur Islam (sebagai pengganti Sinar Islam yang telah dilarang). Aliran ini sudah dilarang namun hanya secara lokal. MUI serta organisasi Islam lainnya telah mengirim surat kepada Pemerintah (Kejagung RI) tetapi belum mendapat tanggapan. Pokok-Pokok Ajaran Ahmadiyah:
    1) Mirza Ghulam Ahmad mengaku dirinya Nabi dan Rasul utusan Tuhan.
    2) Mengaku menerima wahyu di India. Kitab suci mereka bernama Tadzkirah. Isinya memutarbalikkan ayat-ayat suci Al Qur'an, ayat yang awal diputar ke belakang, ayat yang satu disambung ayat lainnya sesuai dengan selera nabi India tersebut.
    3) Mengakui Kitab mereka sama sucinya dengan Al Qur'an.
    4) Wahyu tetap turun sampai hari kiamat begitu juga Nabi dan Rasul diutus sampai hari kiamat.
    5) Mempunyai tempat suci sendiri yaitu Qadian dan Rabwah. Nabi Mirza tidak pernah naik haji ke Makkah.
    6) Mereka mempunyai surga sendiri yang letaknya di Qadian dan Rabwah dan sertifikat kapling surga tersebut di jual kepada jama'ahnya dengan harga sangat mahal.
    7) Wanita Ahmadiyah haram nikah dengan laki-laki bukan Ahmadiyah tetapi sebaliknya boleh.
    8) Tidak boleh bermakmum dibelakang orang yang bukan Ahmadiyah.
    9) Ahmadiyah mempunyai tanggal, bulan dan tahun sendiri yaitu Suluh, Tabliqh, Aman, Syahadah, Hijrah, Ikhsan, Wafa', Zuhur, Tabuk, Ikha', Nubuwah, Fatah. Nama tahunnya adalah Hijri Syamsi (HS).

  5. Gerakan Syi'ah. Agama Syi'ah adalah agama dendam kesumat. Nabi pencetusnya adalah Abdullah bin Saba tokoh YAHUDI yang pura-pura masuk Islam di zaman Sahabat Nabi. Rukum Iman Agama Syi'ah tidak termasuk percaya kepada Qadha' dan Qadar, yaitu : Percaya kepada keesaan Allah, Percaya kepada keadilan, Percaya kepada kenabian, Percaya kepada Imamah, Percaya kepada sa'ah (hari kiamat). Karena tidak iman kepada Qadha' dan Qadar itulah maka kematian cucu Rasulullah SAW, Husen di Padang Karbala, diratapi dari dulu hingga sekarang. Dalam meratapi, mereka memukul badan, dada dan kepala hingga berlumuran darah padahal tidak ada ajaran samawi yang membolehkan menganiaya diri karena mencintai seseorang. Ahlul baiyt (seisi rumah dengan Rasulullah SAW) menurut mereka adalah Ali bin Abi Thalib, Fatimah dan kedua puteranya, Hasan dan Husein. Sedangkan Khadijah yang begitu besar jasanya terhadap agama Islam tidak termasuk. Pokok-Pokok Ajaran Syi'ah:
    1) Hadits tidak hanya dari Nabi Muhammad SAW saja tetapi juga dari ucapan para Imam mereka sampai hari kiamat.
    2) Al Qur'an yang beredar sudah dipalsukan dan yang asli dibawa oleh Imam Muntadhar (yang ditunggu munculnya kembali di dunia).
    3) Menghalalkan nikah Mut'ah (kawin kontrak / pelacuran mengatasnamakan agama) padahal sudah dilarang Islam. Banyak digandrungi oleh muda mudi atau pejabat yang kurang pengetahuan, padahal sama saja dengan zinah.
    4) Syi'ah memandang Imam itu maksum.
    5) Syi'ah memandang bahwa menegakkan agama adalah rukun agama.
    6) Syi'ah menolak hadits yang tidak diriwayatkan oleh ahlul bait.
    7) Tidak mengakui Abu Bakar, Umar dan Utsman Radhiyallahu 'anhum.Gerakan Syi'ah luar biasa aktif di Indonesia (karena banyak penduduk muslimnya namun kurang pengetahuan agamanya). Mereka pandai menempatkan orang-orangnya di posisi penting a.l. : DR. Jalaluddien Rahmat untuk menggarap keluarga mantan wapres Soedarmono serta kelompok elit di Kebayoran Baru dengan nama yayasan Pengajian Sehati. Ir. Haidar Bagir (pemimpin umum Republika untuk menggarap orang-orang dekat Habibie dan kelompok intelektual). Prof. DR. Quraisy Shihab yang menggarap tokoh agama yaitu untuk mementahkan keputusan-keputusan MUI jika ada keputusan MUI yang keras terhadap aliran sempalan. LPPI pernah mengeluarkan brosur kecil yang berjudul : Syi'ah dan Quraisy Shihab. Gerakan ini mempunyai yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan pesantren antara lain:
    Yayasan Muthohari Bandung
    Yayasan Al Muntadhor Jakarta
    Yayasan Mulla Sadra Bogor
    Yayasan Pesantren Yapi Bangil (IPANI : Ikatan Pemuda Ahlu Bait)
    Yayasan Muhibbin Probolinggo
    Pesantren Al Hadi Pekalongan
    Yayasan Yapisma Malang
    Yayasan Madinatul Ilmi Depok
    Yayasan Darul Habib Jakarta
    Yayasan Yasin Surabaya
    Yayasan Babul Ilmi Jakarta (Jatibening)

  6. Gerakan Lembaga Kerasulan (LK) Mereka berpendapat bahwa Rasul itu diutus sampai kiamat. Rasul itu personnya, oleh sebab itu harus ada lembaganya (sama dengan Menteri dengan Departemennya). Kalau Rasul meninggal maka harus ada Rasul baru yaitu Imam mereka. Tidak taat pada Imam mereka berarti tidak taat pada Rasul dan itu dosa besar. Gerakan ini ingin mendirikan NII (Negara Islam Indonesia) versi mereka sendiri dengan tokohnya : Aceng Syaifuddin. Pokok-Pokok Ajarannya:
    1) Rasul diutus sampai hari kiamat.
    2) Wajib bai'at serta taat pada Imam.
    3) Dosa bisa ditebus dengan uang kepada Imam. Besar kecilnya tergantung besar kecil dosa.
    4) Di luar kelompok mereka adalah kafir.
    5) Perkawinan harus dihadapan imam mereka dan diadakan oleh imam mereka. Sedangkan orang tua tidak perlu tahu.
    6) Membagi periode Makkah dan Madinah. Sekarang dianggap masih periode Makkah, jadi belum wajib Sholat, puasa, haji serta belum diharamkan khamar dan minuman memabukkan lainnya.
    7) Mengaji harus kepada Imam.

  7. Ajaran Lia Aminuddin, Agama Salamullah Lia Aminuddin, umur 51 tahun tinggal di Jl. Mahoni 30 Jakarta Pusat 10260. Ada beberapa buku yang sudah dikarang olehnya:
    1) Perkenankan aku menjelaskan sebab taqdir.
    2) Pancasila menuju Zam-zam
    3) Lembaga Al Hira, fatwa Jibril as. VS fatwa MUI.
    4) Puisi-puisi mendalami kerukunan Nasional. Pokok-Pokok Ajarannya:
    1) Malaikat Jibril akan muncul lagi ke Bumi dan bersemayam di diri Lia, maka dimanapun Lia berada selalu bersama Malaikat Jibril as.
    2) Lia mengakui menjadi juru bicara Jibris as. dan mengaku sebagai Nabi/Rasul.
    3) Lia mengaku mendapatkan wahyu.
    4) Lia mengaku mendapatkan mukjizat.
    5) Agama yang dibawa oleh Lia bernama Salamullah / Agama Perenialisme yang menghimpun segala agama.
    6) Lia mengaku sebagai Imam Mahdi.
    7) Imam Mukti (anaknya) dianggap sebagai Nabi Isa as.
    8) Abdul Rahman diyakini sebagai wa'sil/Imam besar.
    9) Mencukur semua jenis rambut lalu membakarnya dianggap sebagai bentuk ibadah yang diperintahkan Jibris melalui Lia Aminuddin (seperti bayi yang baru lahir).

  8. Ajaran Bijak Bestari. Yayasan Imperium Zakita Mata di didirikan oleh HMA Bijak Bestari, lahir di Binjai, Sumatra Utara, 30 Maret 1943. Pokok-Pokok Ajarannya:
    1) Mengaku bahwa HMA (Huwa Mu'jizatul A'la Allahu Akbar) itu Allah. Allah tertinggi. Allah itu Dzat yang menyeluruh. Pada Allah itu ada jabatan-jabatan. Ada Allahu Akbar ada Ar Rahman dan ada ayat kursi yang memiliki fungsi-fungsi. Diantara fungsi-fungsi itu, yang tertinggi adalah HMA.
    2) Imperium Zakiya Makta Foundation milik HMA terbentuk atas dasar diturunkannya penugasan dari Allah yang Maha Besar mutlak 100% pada tanggal 2 Mei 2001 pukul 00.00 WIB yang diterima langsung oleh HMA Bijak Bestari.
    3) Imperium Zakiya Makta sebagai Pusat Komando, Deteksi dan Informasi Ghoib dan Ajaib yang mencakup alam semesta raya secara keseluruhan, mulai alam dimensi 1 sampai alam dimensi 900. Mengadakan apa yang disebut "Penafsiran Ghaib" dengan melakukan kontak gaib dengan pemimpin ayat masing-masing. Bila kita kontak, kita bisa tanyakan semua "Ini apa maksudnya?"Inti ajaran Zakiya Makta adalah keilmuan hiper metafisik yang merupakan jalan keluar untuk segala keperluan positif.

  9. Agama (faham) Baha'i. Timbul dari kalangan Syi'ah di Iran pada abad 19. Pencetusnya adalah Mirza Ali Muhammad. Mendakwa dirinya sebagai Al Baab, artinya pintu, yaitu pintu yang menghubungkan manusia dengan iman yang hilang yang akan keluar pada akhir zaman. Ajarannya dinamakan Babiyah. Ia mengangkat dirinya sebagai Imam Mahdi. Setelah meninggal ajarannya dikembangkan oleh muridnya Mirza Husein Ali. Husein Ali juga mengangkat dirinya sebagai Nabi, juga Al Masih yang dijanjikan. Pokok-Pokok Ajaran:
    1) Semua agama samawi (Yahudi, Islam, Kristen) itu sama karena berasal dari Tuhan yang sama, oleh karena itu ketiga agama tersebut harus disatukan, yang ada hanyalah dienullah (agama Tuhan) atau mereka sebut juga agama Internasional.
    2) Ajaran Baha'i merupakan campuran antara falsafah Pantaisme, ajaran Taurat, Injil dan Tasawwuf dalam Islam.Ajaran ini telah dilarang melalui SK Perdana Menteri RI No.112/PM/1959. Setelah mati selama 42 tahun, begitu Gus Dur terpilih menjadi Presiden RI, pengurus Baha'i datang ke Presiden Gus Dur untuk melakukan lobi. Dan untuk diketahui aliran ini telah memberikan hidupnya untuk propaganda bagi kembalinya orang-orang Yahudi ke bumi Palestina.

  10. Tarekat Naqsyabandiyyah Mujaddadiyah. Prof. DR. Kadirun Yahya. Kadirun Yahya dilahirkan di Pangkan Brandan 20 Juni 1917. Pada dasarnya Kadirun Yahya adalah seorang ilmuwan di bidang Fisika, Kimia dan Filsafat. Perkenalannya dengan ajaran Tarekat Naqhsabandiyyah di mulai pada tahun 1941 di Sumut bersama Syekh Syahbuddin. Lalu berguru degnan Syekh Muhammad Hasyim Buayan. Ia mengklaim bahwa ajaran "metafisika" yang dianutnya merupakan ajaran Rasulullah SAW yang diwariskan kepadanya berasal dari Jabal Qubais. Pokok-Pokok Ajaran:
    1) KH. Hasyim, gurunya, berkata "aku tadi telah meninggal 4 jam, tetapi aku permisi pada Tuhan Allah untuk hidup lagi agak sebentar, karena ada lagi yang lupa belum aku turunkan pada anak." Beberapa hari setelah itu sang guru berpulang.
    Tenaga Allah adalah ibarat listrik dan wasilah, pengantar atau ibarat saluran yang menghubungkan antara manusia dan Allah melalui Mursyid dan silsilahnya serupa kawat listrik.
    2) Untuk tujuan tertentu, ia memakai sebuah tongkat. Dengan tongkat tersebut ia dapat langsung memusatkan energi Ilahi ke arah obyek yang ia tuju. Ia bisa mematikan yang hidup dan menghidupkan yang mati. Untuk tujuan lain, air atau batu yang telah disalurkan padanya kalimah Allah, dapat dipakai sebagai kondensator yang berisi energi Ilahi yang sama.
    3) Ilmu Tasawwuf dan Sufi adalah satu ilmu dalam agama Islam yang sangat dalam dan sangat halus. Yang mampu menembus ke dalam alam bil ghaib, alam batin, yang sudah jelas sulit diilmiahkan, apalagi di zaman dahulu kala.
    Dzikrullah dengan metode tarekatullah ialah dzikrullah yang mampu langsung mendorong turunnya dzikrullah Maha Suci, Maha Akbar dari sisi Allah SWT.

  11. JIL (Jaringan Islam Liberal) adalah kemasan dari kelompok lama yang orang-orangnya dikenal nyeleneh. Kelompok nyeleneh itu setelah berhasil memposisikan orang-orangya dalam jajaran yang mereka sebut pembaharu atau modernis. Mula-mula yang dilakukan adalah mengacaukan istilah. Mendiang Dr. Harun Nasution Direktur Pasca Sarjana IAIN Jakarta berhasil mengelabui para mahasiswa perguruan tinggi Islam di Indonesia dengan cara mengacaukan istilah. Yaitu memposisikan orang-orang yang nyeleneh sebagai Pembaharu. Diantaranya Rifa'at At-Thahthawi (orang Mesir alumni Paris yang menghalalkan dansa-dansi laki perempuan campur aduk) oleh Harun diangkat sebagai pembaharu dan bahkan dibilang sebagai pembuka pintu ijtihad. Pemutarbalikan fakta ini dilakukan secara resmi di IAIN antara lain melalui bukunya "Pembaharuan dalam Islam, Sejarah Pemikiran dan Gerakan, terbit 1975). Pengacauan istilah lainnya dilakukan oleh Nurcholish Madjid yang belajar Islam (kepada dosen-dosen Yahudi) di perguruan tinggi Amerika, Chicago - dengan cara mengembalikan istilah kepada bahasa lalu diselewengkan artinya, persis seperti dilakukan Darmogandul dan Gatoloco : yaitu sosok penentang dan penolak syari'at Islam di Jawa. Nurcholish menempuh : Islam dikembalikan kepada al Din, kemudian diberi makna yaitu hanyalah agama (tidak punya urusan dengan kehidupan dunia, bernegara) lalu dari pemaknaan itu menolak diterapkannya syari'at Islam dalam kehidupan. Mari kita simak kutipan tulisan Nurcholish sbb: "sudah jelas, bahwa fikih itu, meskipun telah ditangani oleh kaum reformis, sudah kehilangan relevansinya dengan pola kehidupan zaman sekarang. Sedangkan perubahan secara total agar sesuai dengan pola kehidupan modern, memerlukan pengetahuan yang menyeluruh tentang kehidupan modern dalam segala aspeknya, sehingga tidak hanya menjadi kompetensi dan kepentingan umat Islam saja, melainkan juga orang-orang lain. Maka, hasilnya pun tidak perlu hanya merupakan hukum Islam, melainkan hukum yang meliputi semua orang, untuk mengatur kehidupan bersama." Tanggapan : menganggap fiqh telah kehilangan relevansinya adalah satu pengingkaran. Bagaimana umat Islam bisa berwudhu, sholat, zakat, puasa, nikah, waris dan mengetahui halal/haram jika fiqh telah tidak relevan? Faham JIL mudahnya, menjurus pada sekularisme, inklusifisme dan pluralisme agama (menganggap semua agama itu sejajar, paralel dan prinsipnya sama hanya beda teknis) dan kita tidak boleh memandang agama lain dengan memakai agama yang kita peluk (ini lebih jauh lagi pemurtadannya). Ahmad Wahib, yang mengaku sekian tahun diasuh oleh pendeta dan romo, fahamnya menafikan Qur'an dan Hadits, yaitu: "Menurut saya sumber-sumber pokok untuk mengetahui Islam atau katakanlah bahan-bahan dasar ajaran Islam, bukanlah dengan Qur'an dan Hadits melainkan Sejarah Muhammad." Jadi Al Qur'an dan Hadits dia anggap hanya sebagian dari sumber sejarah Muhammad, jadi hanya bagian dari sumber ajaran Islam, yaitu Sejarah Muhammad. Al Qur'an disejajarkan dengan iklim Arab, adat istiadat Arab dan lain-lain. Jadi Al Qur'an dan Hadits dianggap bukan landasan Islam, hanya setingkat adat Arab saja.Tokoh-tokohnya LIBERAL:
    Abdurrahman Wahid - The Wahid Institute Nurcholish Madjid - Paramadina Jakarta
    Komaruddin Hidayat - Rektor UIN Jakarta Charles Kurzman - University North Carolina
    Azyumardi Azra - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
    Abdallah Laroui - Muhammad V University Maroko Nasaruddin Umar - Rektor PTIQ (BIMAS DEPAG RI)
    Masdar F. Mas'udi - Pusat Pengembangan Pesantren dan Masyarakat Jakarta
    Goenawan Mohammad - Majalah Tempo
    Edward Said
    Djohan Effendi - Deakin University Australia
    Abdullah ahmad an-Naim - University of Khartoum Sudan
    Jalaludin Rahmat, Yayasan Muthahhari Bandung
    Asghar Ali Engineer
    Nasaruddin Umar - IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta >li>Komaruddin Hidayat - Paramadina
    Said Agil Siraj - PBNU
    Denny JA, Univ. Jayabaya
    Rizal Mallarangeng - CSIS
    Budi Munawar Rahman - Paramadina
    Taufiq Adnan Amal - IAIN Alauddin Makassar
    Hamid Basyaib - Yayasan Aksara
    Ulil Abshar Abdalla - Lakpesdam NU
    Luthfi Assyaukanie - Paramadina
    Ade Armando - UI
    Syamsurizal Panggabean - UGM
    Ihsan Ali Fauzi - Ohio University
    Syaiful Mujani - Ohio University
    Mohammad Arkoun - University of Sorbone Perancis
    Sadeq Jalal Azam - Damascus University Suriah

  12. PADEPOKAN THAHA (Itsbatuliyah). adalah sekte sesat yang bernuansakan lintas Agama. Beralamat di Jl.Senopati Depan POM Bensin Senopati Jakarta. Pimpinannya adalah Rahmat Hidayat, Pegawai PLN. Pokok-Pokok Ajarannya: 1) Mempercayai Trinitas Kristen sebagai Nur Allah (bapa), Nur Muhammad (roh kudus), dan Nur Insani (anak); 2) menyebut Yoni Yoga sebagai Mi'raj bertemu tuhan, 3) Meremehkan mi'raj Nabi Muhammad, dikatakan bahwa mi'raj nabi Muhammad sama seperti yang dilakukan oleh Rahmat dan murid-murid padepokan thaha, yaitu yoni yoga, 4) mengajarkan prosesi bertemu tuhan yang disebut dengan tawajjuh; 5) menyamakan tawajjuh dengan Baptis bagi yang kristen, 6) dalam pra tawajjuh dibahas ayat-ayat ma'rifatullah yang diambil dari nukilan terjemahan ayat-ayat qur'an yang sudah dirubah versi padepokan thaha, contoh: Rasulullah (diganti guru, yang dimaksud adalah Rahmat hidayat), 7) Ayat-ayat Ma'rifatullah juga mengambil dari Al-Kitab Kristen, 8) Menerima murid-murid dari berbagai agama menjadi satu majelis dan pengajian, 9) Mencampuradukkkan antara ajaran Islam, Kristen, Hindu, Budha, dan Kejawen, 10) Menganggap kelompoknya sebagai ahli Ma'rifat, dan menyesatkan serta mengkafirkan orang-orang yang tidak tawajjuh ke gurunya, 11) mengajarkan doa 30, 20, 10 dengan membolak-balik al-qur'an, dan ini adalah doa sihir dari Iblis, karena Nabi Muhammad tidak pernah mengajarkannya dan tidak ada satupun hadits yang menerangkan tentang doa 30,20,10 (ini suatu kedustaan yang amat besar), 12) menyebut asistennya sebagai buraq, padahal buraq adalah kendaraan Nabi Muhammad untuk Isra', 13) tawajjuh sering disebut hajji hakikat, sholat hakikat, puasa hakikat, zakat hakikat. jadi tidak perlu lagi haji ke Makkah, sholat 5 waktu, puasa dan zakat, 14) Jamaah wanita padepokan thaha banyak yang membuka aurat, tidak berjilbab, merokok, ikhtilath antara laki dan perempuan jadi satu, 15) Setiap murid yang minta doa, dikenakan kaffarah (iuran yang besarnya ditentukan oleh pimpinan), 16) Cahaya yang dia lihat saat menutup 7 lubang dianggap tuhan. Padahal dalam ilmu kedokteran namanya radiasi cahaya, atau kunang-kunang, 17) menyebut Nabi Muhammad manusia biasa, sedangkan yang sejati adalah Nur Muhammad, 18) menyebut Nabi muhammad dengan sebutan si Muhammad, sedangkan ketika menyebut pimpinannya dengan sebutan Kanjeng Kyai Ageng. 19) Pimpinan padepokan Thaha telah mentawajjuh 15 orang dari Kristen dan Amerika, sehingga mendapat penghargaan dari Paus di Patikan sebagai Tokoh Agama Liberal Pluralis, 20) Melakukan penafsiran sembarangan tanpa kaidah-kaidah Syar'iyyah terhadap qur'an sebagaimana yang dipraktekkan oleh jamaah Thaha dengan Dialog Qur'an atau IQRO'. 21) Sebagian besar anggota padepokan thaha yang tadinya Islam sudah tidak mau mengerjakan sholat lagi, dan lebih mementingkan Yoni Yoga (Mi'raj), 22) Melakukan Istiqamah dalam Yoni Yoga, yang dikenal Istiqamah 1 sampai Istiqamah 8, (Tidak diterangkan dalam Qur'an dan Hadits Nabi), 23) Sangat eksklusif dan menutup diri, menyembunyikan kesesatannya, takut diketahui banyak orang, 24) Menjual Spiritual bukan mencerahkan dengan spiritual.
    ---------------------------------------------------------- Referensi : 1) Dari Buku : Dirasatul Firaq - Kajian tentang Aliran Aliran Sesat Dalam IslamPenyusun : Tim Ulin Nuha Ma'had Aly An Nur SurakartaEditor : Abu Ahmad Hanan.Penerbit : Pustaka Arafah 2) Milis PENGAJIAN-KANTOR. Dikirim oleh: Yuhanda Weri, Selasa, 2 Januari 2007 dan 3)PUSLITBANG DEPAG RI, 4) LEMBAGA RESERSE POLDA METRO JAYA, 5) Badan Intelijen Negara (BIN) 6) PUSLITBAN DEPARTEMEN DALAM NEGERI RI. 7) Komisi Fatwa MUI

4 komentar:

  1. Bantahan terhadap tulisan M.Amin Djamaluddin tentang melacak kesesatan thariqat Naqsyabandiyah Prof.Dr.Kadirun Yahya telah ditulis oleh Prof.Djam'an Nur,Ketua MUI Bengkulu dapat di download di sini http://www.ziddu.com/downloadlink/7827138/TanggapanThdM.AminDjamaluddin.pdf.html

    BalasHapus
  2. Berbagai tulisan dari Prof.Dr.Kadirun Yahya dapat dilihat disini http://www.muridsufi.web.id

    BalasHapus
  3. Syaiful Karim mengajarkan prosesi melihat Allah yang dinamakan tawajjuh. Apa yang mereka lihat sebenarnya phosphene (http://en.wikipedia.org/wiki/Phosphene). Detail prosesi tawajjuhnya bisa dilihat di http://www.facebook.com/notes/sudirman-el-batamy/testimoni-tentang-kesesatan-ajaran-ritual-tawajjuh-misykatul-anwar-jika-anda-mus/10150348811676020.

    BalasHapus
  4. sayangnya para penulis buku2 yg anda jadikan rujukan tidak mencantumkan bukti-bukti otentik berupa buku2 atau berbagai karya tulis yg pernah di susun oleh ISA BUGIS, yg isi nya membenarkan tuduhan2 seperti yg orang2 & anda tulis di atas,

    validitas sebuah “nilai kebenaran” tidak bisa di ukur hanya “dari kata orang2″,

    validitas sebuah “nilai kebenaran” bukan bersumber dari data hasil “nyomot sana-sini browsing sembarangan”

    validitas sebuah “nilai kebenaran” bukan hasil dari baca buku2 karangan orang2 yg motifnya memang cuma cari recehan, tidak peduli sebuah fakta itu benar atau salah yg penting bukunya laris, duit masuk kekantong dia!!!"


    anda & mereka (para penulis) hanya melancarkan tuduhan berdasarkan apriori, syak wasangka, asumsi negatif yg sifatnya subjektif, tidak berdasar kpd fakta-fakta objektif yg bisa di pertanggung jawabkan!

    sebuah tuduhan yang nilainya tidak lebih hanya sebuah fitnah picisan belaka!

    blog di bawah ini :

    http://ahmadhaes.wordpress.com/

    adalah merupakan sebuah blog milik salah seorang dari sekian banyak manusia Indonesia yg pernah belajar “materi Al qur-an menurut sunnah Rasul” pada ISA BUGIS, blog nya berisi lebih dari 400 artikel yg hampir semua pola kerangka isi, ide, konsep & pemikirannya, sebagian besar di pengaruhi pandangan2nya yg pernah dia dapat selama belajar dgn ISA BUGIS.

    silahkan baca dgn hati & pikiran yg bersih jernih, tanpa adanya syak wasangka, apriori, asumsi negatif yg subjektif,

    dan bila ada yg anda anggap sesat silahkan koreksi…!

    coba tunjukan secara ILMIAH dimana kesesatan ajaran yg di sampaikan oleh ISA BUGIS...???

    jadikanlah Al quran menurut Sunnah Rasul sebagai standar Objektif koreksi anda…!

    bukan berdasar kata si “A”, kata si “B”, kata ulama “anu”, kata ulama “ini” “itu”, kata blog “A”, kata blog “ini” , kata blog “itu”, dll,

    NILAI KEBENARAN bukan di tentukan dari sebuah KONSENSUS bung...!!!!!
    contoh kasus: ulama2 di Indonesia berani teriak SYIAH SESAT kan cuma di Indonesia, coba suruh dia teriak2nya di IRAN sana, berani dia...???? silahkan coba...kalo mo putus tuh batang lehernye...

    memangnya siapa yg paling berhak menentukan suatu pemikiran itu sesat atau tidak...? MUI...?

    MUI itu alat politik bentukan soeharto, sebuah majelis yg isinya ulama2 pengumpul "amplop & recehan" dan penjilat paling ta'at pada pemerintah, mereka mengeluarkan fatwa2 bukan berttitik tolak pd keobjektifan sudut pandang Alquran tapi lebih kpd kepentingan politik & "urusan dapur" mereka belaka,
    contoh kasus: siapa yg berani jamin bahwa daging import itu di potong secara benar menurut hukum2 syar'i dan halal...??? kenapa tidak ada fatwa haram terhadap daging import dari MUI...?

    "NILAI YANG BENAR MAMPU DI TANTANG"

    kalau anda merasa tidak sesat,
    silahkan tantang ISA BUGIS dan para murid2 nya yg ada di seluruh Indonesia utk "ber-mubahalah" kontra anda & orang2 yg konon biasa di sebut sebagai "para ulama" yakni orang2 yg paling tau tentang "benar" dan "salah" tentang ajaran ALLAH yg HAQ, sehingga se-enak perutnya mem-vonis seseorang itu "sesat"...

    mari sama2, kita berjumpa, kita ber-hadap2an, kita berjabat tangan, kita ber-sama2 memohon LAKNAT dan AZAB ALLAH di timpakan secepatnya!! terhadap golongan mana yg menjadi "pendukung ajaran aduk2an hasil pemutar balikan ajaran ALLAH"!!!!!!!


    BalasHapus